/* Tambahan Google Analytics ----------------------------------------------- */
 

Welcome

Selamat Datang Di Blog Randhy Graphic

Buell Lightning Series

Friday, 25 July 2014

     "Buell Motor Company" adalah produsen sepeda motor Amerika yang berbasis di East Troy, Wisconsin, dan didirikan pada tahun 1983 oleh mantan insinyur Harley-Davidson "Erik Buell".
     Salah satu produk andalan dari Buell adalah "Lightning". Berikut adalah beberapa model Lightning yang telah diproduksi:
     The Buell Motorcycle Company was an American motorcycle manufacturer based in East Troy, Wisconsin, and was founded in 1983 by ex-Harley-Davidson engineer "Erik Buell".
     One of the best selling products from Buell is "Lightning". The following are some Lightning models that have been produced:

S1 Lightning (1996-1998)
Buell S1 Lightning
     S1 Lightning adalah sportbike yang lebih mendasar dari pada S3 Thunderbolt dan M2 Cyclone yang dipasarkan bersama dan produksi pada model ini dihentikan pada 5000 setelah hanya 3 tahun. Varian dari versi Lightning adalah S1 Lightning (1996/1997/1998) dan S1W White Lightning (1998). S1W datang dengan tangki yang lebih besar dan kepala silinder Thunderstorm yang memberikan tambahan 10 hp (7,5 kW).

     The S1 Lightning was a more fundamental sportbike than the S3 Thunderbolt and M2 Cyclone that it was marketed alongside and the production on this model was stopped at 5000 after only 3 years. Variants of this version of the Lightning were the S1 Lightning (1996/1997/1998) and the S1W White Lightning (1998). The S1W came with a larger tank and Thunderstorm cylinder heads which gave an extra 10 hp (7.5 kW).

 X1 Lightning (1999-2002)
X1 Lightning

     X1 Lightning adalah penerus garis S1 Lightning. Mereka semua menggunakan kepala Thunderstorm, bahan bakar injeksi (Dynamic Digital Fuel Injection) dan dimasukkan tangki bahan bakar yang lebih besar serta desain body yang sama sekali berbeda. Bagian rangka yang paling dikenal adalah bagian ekor alumunium yang menyapu ke atas dan kembali di bawah kursi two-up. Pada 1999, X1 Lightning dianugerahi “Motorcycle Of The Year” di Jepang.

     The X1 Lightning was the successor to the S1 Lightning line. They all used the Thunderstorm heads, fuel injection (Dynamic Digital Fuel Injection) and incorporated larger fuel tanks as well as completely different body designs. The most recognizable frame piece was the brushed aluminum tail section that swept upward and back underneath the two-up seat. The 1999 X1 Lightning was awarded motorcycle of the year in Japan.

XB9S & XB12S Lightning (2003-2010)
XB12S Lightning

      XB9 pertama memiliki kapasitas mesin 985cc (60.1 cu in), kemudian XB12 memiliki kapasitas mesin 1.203cc (73.4 cu in).
      Sebelum XB pertama dijual ongkosnya membengkak lebih dari target, yang mengarah ke peningkatan harga jual dari harga asli $ 7995 sampai $ 9995. Itu adalah sepeda yang populer, tetapi tidak pernah terjual seperti yang diharapkan oleh departemen pemasaran Harley-Davidson, antara lain disebabkan harga lebih tinggi secara signifikan.
      Buell memperkenalkan rangka XB pada tahun 2002 dengan” Firebolt XB9R” sportbike. Firebolt XB12R diperkenalkan pada tahun 2004 dan pada awalnya dijual di samping Firebolt XB9R. XB Lightning muncul pada tahun 2003 dan dipasarkan oleh Buell sebagai motor streetfighter.
      Lightning juga memiliki beberapa varian lain seperti Lightning City X, Lightning Long, dan Lightning Super TT (Supermoto model).
       The first XB9 engines had a 985 cc (60.1 cu in) displacement, the later XB12 engines had 1,203 cc (73.4 cu in). 
       Before the first XB was sold, the cost was well over the target, leading to a sales price increase from the original price of $7,995 to $9,995. It was a popular bike, but never sold as Harley marketing departments expected volume, partly due to the significantly higher price.
     Buell introduced the XB frame in the 2002 Firebolt XB9R sportbike. The Firebolt XB12R was introduced in 2004 and was initially sold alongside the smaller displacement Firebolt XB9R. The Lightning came in 2003 and was marketed by Buell as a streetfighter motorcycle.
      Lightning also has several other variants such as the Lightning City X, Lightning Long, and Lightning Super TT (Supermoto models).

*Buell Lightning Concept By Randhy Graphic


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Honda MegaTour 150

Monday, 7 July 2014

     Akhir-akhir ini banyak pabrikan memproduksi motor yang cocok untuk keperluan touring. Mungkin untuk memenuhi permintaan konsumen dimana konsumen membutuhkan motor dengan performa maksimal namun tetap nyaman digunakan di segala jenis medan. Untuk itulah terlahir genre motor Sport Tourer, namun sebelum Sport Tourer lahir, juga telah ada konsep motor yang serupa dengan Sport Tourer namun tak sama, yaitu Heavy Enduro. Jika dilihat, Sport Tourer dan Heavy Enduro memang mirip sekali, namun kegunaannya sedikit berbeda.
Gambar diambil dari Indobikermags
      Kini hampir semua pabrikan memiliki motor jenis ini, seperti 4 pabrikan jepang, Honda dengan VFR 1200X, NC 700X, Crossrunner, CB 500X, XRE 300, Yamaha dengan Tenere 1200, 660 & 250, Suzuki dengan V-Strom 1000 & 650, tak ketinggalan juga Kawasaki Versys 1000 & 650. Begitu juga dengan pabrikan eropa, BMW menjagokan R1200GS, F800GS & G65GS, Ducati dengan Multistrada, Aprilia Caponord 1200, Triumph Exploler, serta KTM 1190 Adventure.
     Namun hingga saat ini tak satupun pabrikan di Indonesia memproduksi motor tipe ini. Padahal banyak faktor yang mendukung motor jenis ini untuk diproduksi di Indonesia.
  • Jalan jelek : Masih banyak sekali ditemukan jalan jelek di Indonesia, tidak hanya jalan-jalan di pedesaan. Bahkan di tengah kotapun tidak jarag ditemukan jalan berlubang, apalagi ketika musim hujan tiba.
  • Banyaknya biker doyan turing : Kegiatan touring sudah menjadi rutinitas bagi banyak biker. Saat ini banyak sekali biker yang melakukan touring baik jarak sedang maupun jarak jauh, bahkan antar pulau. Namun karena keterbatasan pilihan, akhirnya biker menggunakan naked bike. Jenis naked bike memang sudah cukup untuk keperluan touring, namun bila menggunakan motor jenis Tourer mungkin akan lebih nyaman. Karena Tourer bike dilengkapi dengan suspensi panjang dan mumpuni untuk melibas medan jelek. Juga dilengkapi dengan Visor yang berfungsi untuk menahan angin, biar ridernya nggak masuk angin :D
     Nah, dari beberapa alasan tersebut, mungkin konsep RG kali ini bisa diterima. Apalagi menggunakan basis Honda Megapro 150, dimana motor ini memang sering digunakan untuk keperluan touring.
Honda MegaTour 150 By RandhyGrapic


     Mesin Honda Megapro 150 cukup mumpuni untuk diajak touring dan juga sparepartnya tersedia dimana saja. Sehingga bila terjadi kerusakan saat touring tidak akan menyusahkan ridernya. Dengan penambahan panjang suspensi depan, kemampuan motor melibas jalan jelekpun meningkat. Posisi duduk rider juga lebih nyaman untuk perjalanan jauh karena menggunakan stang baplang dengan handguard. Siap touring keliling Indonesia nih :)
Honda MegaTour 150 Wallpaper By RandhyGraphic



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
 

Site Stats