/* Tambahan Google Analytics ----------------------------------------------- */
 

Welcome

Selamat Datang Di Blog Randhy Graphic

Yamaha III-Max Concept

Sunday, 5 October 2014



Yamaha III-Max (Tri Max) ini adalah concept bike dari RG untuk versi ringan dari Yamaha V-Max. Yup, jagoan Yamaha dikelas cruiser ini memang sangat tangguh, bermesin V4, body kekar dan segudang fitur menawan. Namun Yamaha belum memiliki varian dibawah V-Max untuk mengisi kekosongan.
Yamaha III-Max (Tri Max) This is a concept bike from RG for a lightweight version of the Yamaha V-Max. Yup, Yamaha champion class cruiser is indeed very tough, V4 engine, muscular body and a myriad of attractive features. But Yamaha has not had a variant under the V-Max to fill the void.
Menggunakan mesin generasi baru Yamaha, 3 silinder inline yang sukses membuat Yamaha MT-09 dikenal masyarakat luas.Mesin yang powerfull dan responsive akan membuat III-Max menjadi super cruiser, seperti Yamaha V-Max dan juga Ducati Diavel.
Using a new generation Yamaha engine, 3 cylinder inline that successfully made the Yamaha MT-09, known to the public.Powerful and responsive machine will make III-Max became super cruiser, like the Yamaha V-Max and the Ducati Diavel.
Untuk bentuk RG terinspirasi dari HD Sportster, karena motor ini temasuk kecil dijajaran line up HD. Bentuk Sportster yang kecil membuatnya menjadi lincah dan gesit. Oleh karena itu, akan menjadi perpaduan sempurna bila Yamaha menggabungkan mesin powerfullnya dengan body ringan.
RG inspired to form the HD Sportster, because Sportster is smallest HD line up. The shape makes Sportster agile and nimble. Therefore, it would be a perfect blend when Yamaha powerfull engine combines with a light body.
Berikut penampilan III-Max dari Randhy Graphic.
Here's the III-Max appearance by Randhy Graphic.

Yamaha III-Max By RandhyGraphic

Buell Lightning 1190S

Sunday, 24 August 2014

Buell Lightning 1190S

Honda Tiger 250

Tuesday, 5 August 2014

     Kehadiran generasi baru dari Tiger sudah didengungkan cukup lama. Banyak yang menyebutkan bahwa next Tiger akan menggunakan basis CB300 ataupun CBR250R. Memang kedua motor ini memiliki basis yang mumpuni untuk dijadikan reinkarnasi dari sang legenda.
     Untuk basis CB300 sebenarnya lebih cocok dengan style Tiger yang lebih difokuskan sebagai motor touring,karena lebih simple dibandingkan CBR250R. Namun bila menggunakan basis CBR250R juga tidaklah salah. Tetapi aura Tiger yang murni motor penjelajah dengan teknologi "biasa" akan berubah menjadi Hi-Tech dengan penggunaan DOHC dan perangkat canggih lainnya yang dimiliki CBR250R. Sehingga lebih beraura Sport Hi-Performance yang lebih cocok untuk keperluan balap.
     Tetapi bila menggunakan basis mesin CBR250R beserta dengan rangkanya, maka akan mendongkrak penampilan New Tiger. Rangka teralis CBR250 masih cocok digunakan sebagai rangka motor turing seperti Tiger dibandingkan penggunaan rangka Deltabox.
     Versi naked dari CBR250R/300F sudah beredar lebih dulu di luar negri, bisa jadi AHM akan merilis New Tiger dengan menggunakan CB250/300F. Namun RG rasa hal itu kurang cocok, karena garis desain CB250/300F sama sekali berbeda dengan Tiger. CB250/300F memang motor naked tetapi lebih kearah Street Fighter, dan Tiger bukanlah motor Street Fighter. Tiger adalah sebuah motor touring dengan desain yang cenderung lebih "sopan" dibandingkan dengan petarung jalanan, namun tetap gagah dipandang. Posisi duduk touring bike tentu juga lebih nyaman dibandingkan Street Fighter(walaupun Street Fighter Honda juga nyaman).
Honda CB300F
     Menurut RG, desain asli Tiger harus tetap dipertahankan. Sama seperti konsistensi Ducati dalam setiap merilis varian Monsternya dimana sejak pertama kali diluncurkan hingga Monster 821/1200S keluaran 2014 masih menggunakan garis desain yang sama, Kekar dan membulat. Begitu juga yang RG harapkan dari New Tiger, jangan sampai Honda melakukan "kesalahan" lagi untuk urusan desain Tiger. Desain Tiger haruslah dinamis dan mempertahankan desain awalnya. Headlamp bulat, tangki besar yang gagah, shroud, dan desain body khas Tiger. Karena bila ada kesalahan desain, maka bisa merusak penjualannya. Masih ingat kasus Tiger headlamp asimetris? Yang akhirnya harus didesain ulang menjadi bulat kembali.
     Berikut desain RG untuk New Tiger dengan menggunakan rangka dan mesin CBR/CB300F. Monggo dikomen BroSis.
Honda Tiger 250 By Randhy Graphic

Buell Lightning Series

Friday, 25 July 2014

     "Buell Motor Company" adalah produsen sepeda motor Amerika yang berbasis di East Troy, Wisconsin, dan didirikan pada tahun 1983 oleh mantan insinyur Harley-Davidson "Erik Buell".
     Salah satu produk andalan dari Buell adalah "Lightning". Berikut adalah beberapa model Lightning yang telah diproduksi:
     The Buell Motorcycle Company was an American motorcycle manufacturer based in East Troy, Wisconsin, and was founded in 1983 by ex-Harley-Davidson engineer "Erik Buell".
     One of the best selling products from Buell is "Lightning". The following are some Lightning models that have been produced:

S1 Lightning (1996-1998)
Buell S1 Lightning
     S1 Lightning adalah sportbike yang lebih mendasar dari pada S3 Thunderbolt dan M2 Cyclone yang dipasarkan bersama dan produksi pada model ini dihentikan pada 5000 setelah hanya 3 tahun. Varian dari versi Lightning adalah S1 Lightning (1996/1997/1998) dan S1W White Lightning (1998). S1W datang dengan tangki yang lebih besar dan kepala silinder Thunderstorm yang memberikan tambahan 10 hp (7,5 kW).

     The S1 Lightning was a more fundamental sportbike than the S3 Thunderbolt and M2 Cyclone that it was marketed alongside and the production on this model was stopped at 5000 after only 3 years. Variants of this version of the Lightning were the S1 Lightning (1996/1997/1998) and the S1W White Lightning (1998). The S1W came with a larger tank and Thunderstorm cylinder heads which gave an extra 10 hp (7.5 kW).

 X1 Lightning (1999-2002)
X1 Lightning

     X1 Lightning adalah penerus garis S1 Lightning. Mereka semua menggunakan kepala Thunderstorm, bahan bakar injeksi (Dynamic Digital Fuel Injection) dan dimasukkan tangki bahan bakar yang lebih besar serta desain body yang sama sekali berbeda. Bagian rangka yang paling dikenal adalah bagian ekor alumunium yang menyapu ke atas dan kembali di bawah kursi two-up. Pada 1999, X1 Lightning dianugerahi Motorcycle Of The Year” di Jepang.

     The X1 Lightning was the successor to the S1 Lightning line. They all used the Thunderstorm heads, fuel injection (Dynamic Digital Fuel Injection) and incorporated larger fuel tanks as well as completely different body designs. The most recognizable frame piece was the brushed aluminum tail section that swept upward and back underneath the two-up seat. The 1999 X1 Lightning was awarded motorcycle of the year in Japan.

XB9S & XB12S Lightning (2003-2010)
XB12S Lightning

      XB9 pertama memiliki kapasitas mesin 985cc (60.1 cu in), kemudian XB12 memiliki kapasitas mesin 1.203cc (73.4 cu in).
      Sebelum XB pertama dijual ongkosnya membengkak lebih dari target, yang mengarah ke peningkatan harga jual dari harga asli $ 7995 sampai $ 9995. Itu adalah sepeda yang populer, tetapi tidak pernah terjual seperti yang diharapkan oleh departemen pemasaran Harley-Davidson, antara lain disebabkan harga lebih tinggi secara signifikan.
      Buell memperkenalkan rangka XB pada tahun 2002 dengan” Firebolt XB9R sportbike. Firebolt XB12R diperkenalkan pada tahun 2004 dan pada awalnya dijual di samping Firebolt XB9R. XB Lightning muncul pada tahun 2003 dan dipasarkan oleh Buell sebagai motor streetfighter.
      Lightning juga memiliki beberapa varian lain seperti Lightning City X, Lightning Long, dan Lightning Super TT (Supermoto model).
       The first XB9 engines had a 985 cc (60.1 cu in) displacement, the later XB12 engines had 1,203 cc (73.4 cu in). 
       Before the first XB was sold, the cost was well over the target, leading to a sales price increase from the original price of $7,995 to $9,995. It was a popular bike, but never sold as Harley marketing departments expected volume, partly due to the significantly higher price.
     Buell introduced the XB frame in the 2002 Firebolt XB9R sportbike. The Firebolt XB12R was introduced in 2004 and was initially sold alongside the smaller displacement Firebolt XB9R. The Lightning came in 2003 and was marketed by Buell as a streetfighter motorcycle.
      Lightning also has several other variants such as the Lightning City X, Lightning Long, and Lightning Super TT (Supermoto models).

*Buell Lightning Concept By Randhy Graphic